DPRDKotaBandung
Komisi B
Okupansi RSUD Tinggi, Dewan Sepakat Penambahan Fasilitas dan SDM
DPRDKotaBandung
DPRD Kota Bandung
Rabu, 24 Februari 2021
Reporter: Editor DPRD Kota Bandung
Editor: Editor DPRD Kota Bandung
DPRDKotaBandung
Dani/Humpro DPRD Kota Bandung.
Komisi B DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung terkait realisasi anggaran tahun 2020, dan membahas rencana kerja sekaligus target PAD Tahun Anggaran 2021, di Gedung DPRD, Rabu (24/2/2021).

HumasDPRD - Okupansi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung sering mengalami peningkatan jumlah yang tinggi. Komisi B DPRD Kota Bandung bersepakat untuk menambah fasilitas dan SDM demi meningkatkan pelayanan kesehatan warga.

Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja antara Komisi B DPRD Kota Bandung dengan RSUD Kota Bandung terkait Realisasi Anggaran Tahun 2020, dan Rencana Kerja sekaligus Target PAD Tahun Anggaran 2021.

Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung, Andri Rusmana, S.Pd.I, menilai kebutuhan RSUD Kota Bandung terhadap penambahan fasilitas dan SDM sungguh mendesak.

“Semua yang sakit diarahkan ke RSUD. Kebayang kondisi seperti apa. Maka, sepakat harus penambahan SDM, penting juga tambahan fasilitas, agar masyarakat umum juga bisa terfasilitasi di situ,” ujar Andri.

Anggota Komisi B lainnya, Ir. Agus Gunawan juga mendorong pengalihan lokasi gedung RSUD supaya bisa memperluas ruang dan fasilitas layanan kesehatan.

“Karena kebutuhannya yang semakin banyak, DPRD dan juga pemerintah harus mendorong pembangunan RSUD yang baru karena sudah banyak kebutuhan untuk membuat kamar rawat di RSUD. Kami akan menginformasikan penekanan ke rekan-rekan kita yang ada di komisi D, karena setiap komisi ini hampir ada keterwakilan fraksi. Tolong dibantu didorong penambahan ruang, rawat inap, pembenahan dan alih fungsi, karena darurat Covid ini,” kata Agus.

Di samping merespons pengembangan fasilitas RSUD, Ketua Komisi B, Hasan Faozi, S.Pd. juga menyarankan agar pelayanan perlu dievaluasi demi kenyamanan masyarakat.

“Masih adanya keluhan. Diharapkan juga evaluasi pelayanan dengan ramah. Mau bagaimanapun, mereka masyarakat Kota Bandung, dan target sejahtera itu bukan hanya sandang pangan, juga kesehatan pun harus ditingkatkan,” kata Hasan.

Meski begitu, Komisi B DPRD Kota Bandung mengapresiasi kinerja RSUD yang tetap mengerahkan kemampuan maksimal demi melayani kesehatan warga selama pandemi.

“Kami sangat mengapresiasi, RSUD hadir dan terus berjuang. Semoga diberikan kekuatan dan kesehatan, semoga rencana terealisasi. Target PAD dari RSUD, sebetulnya tidak berharap besar, karena harapannya masyarakat Bandung sehat, dan mematuhi protokol,” ujar Hasan.

Diketahui, total capaian realisasi RSUD Kota Bandung pada tahun anggaran 2020, dari target Rp137,83 miliar, terealisasi Rp110,6 miliar, atau sebesar 71 persen. Sementara target pada tahun 2021 sebesar Rp133,1 miliar

RSUD Kota Bandung dihadapkan sejumlah kendala, di antaranya kekurangan fasilitas APD saat pandemi, kekurangan SDM perawat, serta kondisi bangunan yang memerlukan tambahan ruangan dan fasilitas. Adapun rencana  pemindaha ke wilayah yang lebih luas masih dalam proses.* (Indra)

siaplur.webp podcast.webp
lapor.webp kominfo-aduan-konten.webp
qr_code.png
si_sumping.png
DPRDKotaBandung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung
Melayani • Mengawasi • Membangun
Situs web resmi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, menyajikan informasi seputar aktifitas Dewan, Profil, Fraksi Partai, Komisi, Badan DPRD.
Hubungi Kami
Jl. Sukabumi No.30, Kel. Kacapiring, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40271, Indonesia
(022) 87243095 (Humas)
Ikuti Kami
Copyright © 2026 DPRD Kota Bandung. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.