HumasDPRD - Komisi B DPRD Kota Bandung melaksanakan rapat kerja dengan Dinas Perhubungan Kota Bandung (Dishub), membahas Realisasi Tahun Anggaran (T.A) 2020 dan Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) T.A 2021, di ruang rapat Bapemperda DPRD Kota Bandung, Rabu (24/2/2021).
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi B Hasan Faozi, S.Pd, dan diikuti Anggota Komisi B Christian Julianto Budiman, Ir. H. Agus Gunawan, dan H. Andri Rusmana, S.Pd.I.
“Retribusi parkiran di tepi jalan yang menggunakan mesin parkir belum optimal. Diharapkan selalu disosialisasikan mesin parkir tersebut, baik kepada masyarakat maupun juru parkir,” ucapnya.
Selain itu, Faozi mempertanyakan masih timbulnya ketidakteraturan pola parkir tepi jalan. Selama ini, parkir tepi jalan yang tidak teratur kerap memicu kemacetan.
“Tempat parkir di tepi jalan banyak yang tidak tertib. Ini perlu ditertibkan. Bukan dalam artian kita menutup rezeki mereka, tetapi mekanismenya yang harus diubah sehingga parkiran di tepi jalan berujung dengan tertib,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Andri Rusmana mengapresiasi tinggi kinerja Dishub Kota Bandung atas kinerja mengatur lalu lintas Kota Bandung khususnya saat pandemi.
Andri menyempatkan untuk memberi masukan soal maraknya juru parkir liar. Ia berharap Dishub Kota Bandung bisa merekrut juru parkir liar dengan prosedur yang tersedia.
“Untuk meminimalisir kebocoran, alangkah baiknya direkrut juru parkir yang masih liar dengan aturan seleksi yang ada di standar Dishub Kota Bandung. Jika memungkinkan, diberi insentif agar kinerja juru parkir tersebut semakin baik, resmi, dan lebih tertib,” katanya.
Berkenaan dengan retribusi, ia mendorong Dishub Kota Bandung memaksimalkan data yang tersedia untuk mengejar potensi-potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Untuk memaksimalkan restribusi kendaraan, kita harus menjemput bola, jangan menunggu bola. Pasti Dishub memiliki database, tujuannya agar PAD Kota Bandung dapat meningkat,” ucapnya.
Dengan demikian, data tersebut dapat diolah untuk dijadikan bahan sosialisasi bagi warga.
“Terkait sosialisasi itu sangat penting. Kita sekarang ada di era digitalisasi dan kita harus dekat dengan teknologi. Kita dapat menyampaikan sosialisasi dari media online baik itu web atau media sosial lainnya. Harus dimaksimalkan agar masyarakat mengetahui,” katanya.
Hasan Faozi menuturkan, ke depan Komisi B DPRD Kota Bandung akan mengevaluasi secara triwulan agar kinerja yang dilakukan oleh Dishub Kota Bandung semakin baik.
“Tujuannya kita evaluasi bersama-sama, agar Kota Bandung semakin baik. Kami dari legislatif akan mengevaluasi bersama-sama dengan eksekutif agar rencana kerja yang dilakukan oleh Dishub berjalan baik, dan jika ada kendala mari kita bersama-sama mengatasi kendala tersebut,” kata Faozi.* (Jaja)