HumasDPRD-Pimpinan dan Anggota Komisi B DPRD Kota Bandung menerima audiensi dari Forum Tanggung Jawab Sosial (TJSL) guna membahas program TJSL Perusahaan di Kota Bandung, di Ruang Rapat Komisi B, Rabu (05/08/2020).
Komisi B DPRD Kota Bandung mengapresiasi dan menyampaikan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyukseskan program tersebut.
Masih adanya keluhan-keluhan dari masyarakat terutama di bidang pendidikan, mengingat pendidikan saat ini dilakukan secara daring akibat pandemi Covid-19.
“Saat saya bertemu dengan masyarakat, masih adanya keluhan-keluhan terutama para orang tua yang mengenai Pembelajaran Jarak Jauh, karena harus menggunakan kuota internet. Para orang tua merasa kurang mampu mengelami kesulitan karena tidak memiliki handphone. Tolong ini diperhatikan dan diprioritaskan,” ucap Sekretaris Komisi B, Rieke Suryaningsih, SH.
Anggota Komisi B Christian Julianto Budiman menyampaikan beberapa hal terkait sosialisasi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kota Bandung yang harus lebih ekstra .
“CSR itu biasanya dari BUMN/BUMD yang melaksanakan program binaan kemitraan pada usaha mikro kecil. Sejauh ini di forum TJSL Kota Bandung apakah sudah berjalan dan berapa banyak mitra binaannya? Juga mungkin ada beberapa perusahaan yang belum mengetahui bagaimana cara mengikuti binaan tersebut.M ungkin bisa lebih digenjot lagi sosialisasinya, karena mungkin banyak perusahaan yang belum mengetahui tentang TJSL ini. Jika sosialisasinya lebih ditingkatkan lagi saya yakin banyak pengusaha/perusahaan yang mau terlibat,” ungkap Christian.
Sementara anggota Komisi B lainnya, H. Asep Mulyadi atau yang akrab di sapa Kang Asmul menyampaikan dalam program TJSL perlu diperhatikan terkait ekonomi masyarakat.
“Saya berharap program-program TJSL ini bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. Setelah pemaparan TJSL tadi, saya rasa bidang ekonomi juga perlu lebih diperhatikan lagi. Karena jangan hanya distribusi atau memberi bantuan saja tapi adanya pendampingan ekonomi terhadap masyarakat. Kalau ekonomi masyarakat bagus, bisa saja yang sekarang dibantu, nanti bisa memberikan CSR. Jadi saya berharap ada perhatian lebih lanjut lagi pada TJSL ini, terutama untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, dan itu diawali dari merubah mindset. Seperti dari mindset minta-minta menjadi mindset kreatif, dari mind set ingin yang instan menjadi mind set mental yang kuat, dan dari mindset ingin cepat berhasil menjadi mindset yang perlu proses,” jelas Asep. @dprd.bandung.go.id