
DPRD KOTA BANDUNG-Pada tanggal, 30-03-2016, bertempat di gedung DPRD kota Bandung, di ruang komisi A telah dilakukan pertemuan antara DPRD kota Bandung yang di wakili oleh Drs. H. Edi Haryadi M.Si , sebagai Ketua Komisi A dengan beberapa perwakilan warga stasiun Bandung RW.02 kelurahan kebon jeruk Kecamatan kota bandung. Salah seorang warga, Arman S.
Salah seorang warga, Arman S. yang merupakan salah satu perwakilan dari warga stasiun RW.02, Kebon Jeruk, Kecamatan kota andir, mengeluhkan bahwa keberadaannya beserta warga sekitar merasa di intimidasi oleh PT.KAI dan ingin difasilitasi untuk bertemu dengan walikota kota bandung M.Ridwan Kamil.
Arman mengaku, bahwa dirinya sering mendapatkan surat pembongkaran bangunan miliknya dan juga warga sekitar,sementara belum pernah ada musyawarah dengan PT.KAI. Arman berharap agar DPRD kota Bandung dapat menyampaikan aspirasi nya terhadap PT.KAI.
Sementara itu Edi,sebagai perwakilan Forum Masyarakat Stasiun Bandung mengatakan bahwa dirinya menduga PT. KAI menggunakan oknum militer untuk mengintimidasi warga terkait hal pembongkaran bangunan warga. Sementara itu dirinya pun juga menduga bahwa PT.KAI telah salah dalam hal penunjukkan sertifikat hak tanah milik PT.KAI.
Menurut perwakilan warga lainnya yakni Taufik, mengatakan bahwa dalam setiap pengamanan(eksekusi-red) selalu menimbulkan korban luka berat yang menurutnya hal tersebut merupakan pelanggaran hukum. Dan menurut Puji,sebagai Korlap Demo mengatakan bahwa PT.KAI dengan arogan menyatakan bahwa “ratakan dulu,baru berbicara hukum” . Dirinya mengatakan bahwa ingin dimediasi dengan walikota bandung untuk mengkonfirmasi tentang eksekusi bangunan di lingkungan stasiun bandung.
Atas keluhan di atas, para perwakilan warga meminta kepada anggota DPRD Kota bandung untuk memfasilitasi pertemuan dengan walikota dan PT.KAI.Menanggapi keluhan tersebut, Drs. H. Edi Haryadi M.Si mengatakan bahwa akan membantu memfasilitasi pertemuan antara warga,walikota dan pihak PT.KAI agar permasalahan yang ada saat ini bisa selesai secara baik dalam waktu dekat.