HumasDPRD - Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung H. Edwin Senjaya, SE., MM., menghadiri acara silaturahmi dengan Perguruan Silat Nasional (Persinas) ASAD Kota Bandung, di Kompleks Margahayu Raya, Selasa (21/9/2021).
Pada kesempatan itu, Edwin Senjaya menyampaikan rasa syukur karena di masa pandemi yang belum berakhir ini masih dapat bersilaturahmi dengan Persinas ASAD.
"Syukur alhamdulilah di saat pandemi yang entah kapan berakhirnya kita semua masih bisa bersilaturahmi. Saya titip untuk para rekan semua untuk tetap menjaga kesehatannya dan tetap menjaga protokol kesehatannya," ucapnya.
Edwin, yang juga merupakan ketua dari Maspi (Masyarakat Pencak Silat Indonesia) menyampaikan bahwa semua harus bersinergi dengan baik.
"Alhamdulilah saya pun diamanahi untuk menjadi Ketua Masyarakat Pencak Silat Indonesia atau Maspi harapannya agar dapat selalu bersinergi dan menjaga silaturahmi yang baik yang mana salah satu tujuannya untuk mempertahankan bahwa pencak silat merupakan upaya agar budaya pencak silat bisa ditetapkan menjadi warisan budaya Indonesia oleh Unesco," ujarnya.
Selanjutnya, Edwin pun menyampaikan pada tahun 2019 UNESCO telah menetapkan pencak silat sebagai warisan tak benda kepada Indonesia.
"Alhamdulilah pada akhir tahun 2019 UNESCO telah menetapkan pencak silat sebagai warisan tak benda kepada Indonesia. Kita semua sebagai pelaku pencak silat harus mempertahankan warisan tak benda, contoh dalam event gelar temu Pendekar Pencak Silat yang diadakan oleh Maspi harus ikut meramaikannya atau event-event lain yang bersangkutan dengan pencak silat kita harus bersinergi dengan bagus agar warisan tak benda ini dapat selalu dipertahankan," katanya.* (Jaja)