DPRDKotaBandung
Ketua Dewan: Informasi Sehat Bangkitkan Generasi Bersaing
DPRDKotaBandung
DPRD Kota Bandung
Sabtu, 11 September 2021
Reporter: Editor DPRD Kota Bandung
Editor: Editor DPRD Kota Bandung
DPRDKotaBandung
Tofan/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri acara “Literatalks 3.0 Surviving Pandemic Of Covid-19 With Media Literacy,” yang digelar Diskominfo Kota Bandung bersama Bandung International, di Graha Pos, Bandung, Sabtu (11/9/

HumasDPRD - Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., menghadiri acara “Literatalks 3.0 Surviving Pandemic Of Covid-19 With Media Literacy,” yang digelar Diskominfo Kota Bandung secara hybrid, baik di Graha Pos Bandung mauapun lewat sambungan virtual, Sabtu (11/9/2021).

Tedy mengapresiasi gelaran Diskominfo yang berkolaborasi dengan anak-anak muda dari Bandung International ini. Untuk melengkapi tema bahasan acara itu, Diskominfo juga menggandeng Dinas Kesehatan Kota Bandung.

Sinergi Diskominfo dengan Dinkes ini seturut dengan maraknya informasi sesat dan palsu yang berkaitan dengan situasi pandemi Covid-19. Materi pematangan literasi betul-betul dibutuhkan anak muda untuk memperbaiki informasi sehingga dapat lebih terarah menuju percepatan pemulihan dari pandemi.

“Kami di DPRD selalu mendukung acara seperti ini. Kami mewakili publik sangat mengapresiasi kolaborasi Pemkot Bandung dengan anak muda. Ini kado spesial untuk Hari Jadi Kota Bandung,” ujarnya.

Tedy menuturkan, mudah-mudahan acara ini menjadi pencerahan untuk teman-teman muda Kota Bandung terkait dengan disinformasi, terutama di kalangan generasi Z dan milenial, atau biasa disingkat Zilenial.

“Karena di situ ada ujaran kebencian, dan kesengajaan menyebarkan informasi yang salah. Mudah-mudahan hasil acara ini bisa dimanfaatkan. Kalau narkoba penggunanya kan orang per orang. Kalau hoaks bisa masuk ke berbagai lapisan, dan masif, dan ini tentunya teman-teman zilenial ini bisa semakin bijak dalam bersosial media,” tuturnya.

Tedy berharap ruang internet dan ruang digital semakin sehat sehingga mampu membuat publik lebih produktif dan lebih positif.

“Apalagi pandemi ini butuh ide baru, inspirasi baru yang sehat. Ruang positif ini bisa lebih mempercepat pemulihan, terutama di sektor ekonomi yang kita harapkan kekuatannya membangkitkan Kota Bandung. Sehingga mudah-mudahan acara ini akan menghadirkan generasi yang lebih baik dan kita bisa lebih bersaing di dunia internasional,” katanya.

Kepala Diskominfo Kota Bandung Yayan A. Brilliyana mengatakan, selama pandemi banyak beredar informasi salah dan masyarakat tak sedikit yang mudah terpengaruh. Pengguna internet di Kota Bandung sekarang tercatat 1.8 juta dari 2.5 total penduduk.

Konsumsi informasi pengguna internet ini harus diimbangi dengan kemampuan literasi para penggunanya.

“Sekarang informasi-informasi bukan yang mencari, tetapi informasi itu yang menghampiri, informasi yang belum tentu kebenarannya. Jadi kalau tidak dibentengi dengan literasi mungkin ada sebagian orang yang terjerumus,” ujarnya.

Oleh karena itu, kata Yayan, Diskominfo tidak akan berhenti di acara “Literatalks 3.0 Surviving Pandemic Of Covid-19 With Media Literacy,” ini. Setidaknya setiap triwulan diadakan acara yang berkolaborasi dengan anak muda Bandung.

Melalui teleconference, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi mengatakan, sektor informasi dan komunikasi menjadi salah satu yang bertahan dan bergeliat di masa pandemi ini.

Oleh karena itu, layanan internet masih memiliki peluang besar untuk membesarkan ekonomi kerakyatan di masa mendatang.

Meski begitu, kata dia, ada pula tantangan dari dunia digital Indonesia. Tantangan itu yakni beragam jenis konten negatif di tengah layanan internet seperti misinformasi, disinformasi, hingga malinformasi.

Misinformasi merupakan kabar, informasi bohong atau palsu yang tidak sengara menyebarkan. Disinformasi adalah upaya menyebarkan kabar bohong atau palsu secara sengaja. Sedangkan malinformasi meliputi perundungan siber atau cyber bullying, hate speech alias ujaran kebencian, hingga data leaks atau pembobolan dan kejahatan yang berkaitan dengan data pribadi.

“Ini semuanya terus diwaspadai oleh kita. Belum lagi ada perjudian online, penipuan, pornografi, paham-paham terorisme di internet, dan sebagainya,” ujarnya.* (Editor)

siaplur.webp podcast.webp
lapor.webp kominfo-aduan-konten.webp
qr_code.png
si_sumping.png
DPRDKotaBandung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung
Melayani • Mengawasi • Membangun
Situs web resmi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, menyajikan informasi seputar aktifitas Dewan, Profil, Fraksi Partai, Komisi, Badan DPRD.
Hubungi Kami
Jl. Sukabumi No.30, Kel. Kacapiring, Kec. Batununggal, Kota Bandung, Jawa Barat 40271, Indonesia
(022) 87243095 (Humas)
Ikuti Kami
Copyright © 2026 DPRD Kota Bandung. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.