HumasDPRD - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung , H. Achmad Nugraha, DH., SH menghadiri acara "Musyawarah Persiapan Pelaksanaan Kegiatan (MP2K) Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kota Bandung Tahun Anggaran 2021" bersama Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, dan DPKP3 Kota Bandung, di ruang Aula Kantor Kelurahan Binong, Jumat (6/8/2021).
Pada kesempatan itu, Achmad Nugraha berpesan kepada pihak eksekutif agar pada saat pelaksanaan Rutilahu harus tepat sasaran.
”Kepada pihak eksekutif Kelurahan Binong, Kecamatan Batununggal, dan DPKP3 harus selalu menyurvei dan mengecek langsung ke lokasi rumah yang akan diperbaiki agar pelaksanaan Rutilahu ini tepat pada sasarannya. Jadi harus ada rumah masyarakat yang harus diprioritaskan terlebih dahulu,” ucapnya.
Achmad pun menyampaikan bahwa jika ada rumah masyarakat atau warga yang tidak bisa diperbaiki agar tetap semangat dan bersyukur.
"Saya ingatkan kepada masyarakat atau warga di sini jika ada yang ingin diperbaiki mohon untuk tetap semangat bersyukur dan tidak putus asa karena dengan kendala keterbatasan anggaran harus ada rumah masyarakat yang lebih diprioritaskan untuk dibenahi dan kami akan terus mendorong program ini," ujarnya.
Ia pun meminta kepada DPKP3 Kota Bandung untuk menjelaskan secara rinci dan detail terkait pelaksanaan program Rutilahu ini agar tidak ada kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Tak lupa Achmad pun tetap mengingatkan Protokol Kesehatan di saat wabah Pandemi Covid-19 ini.
"Saya ingatkan kembali kepada masyarakat untuk ingat selalu Protokol Kesehatan Covid-19, jangan diabaikan walaupun saat ini Kota Bandung sudah semakin membaik,” ucapnya.
Achmad juga berpesan agar warga bersemangat mendapatkan vaksin supaya proses pemulihan dari pandemi segera terwujud.
"Saya pun berharap masyarakat agar melaksanakan vaksin. Jangan ada yang menelan isu atau hoaks tentang vaksin ini. Saya harap dari pihak eksekutif maupun dari masyarakat sekitar agar dapat menyosialisasikan program vaksin ini dengan informasi yang baik,” ujarnya.* (Jaja).